B.Indonesia Hal 168 ( X )

BINATANG LANGKA DI INDONESIA

  1. Pernyataan Umum/Klasifikasi
    Bintang langka adalah binatang yang memiliki spesies yang beresiko punah, baik punah di alam liar (extinct in the wild) maupun sepenuhnya punah (extinct). Binatang dinyatakan langka berdasarkan rasio jumlah spesies (populasi) yang ada dan berdasarkan daerah persebaran habitatnya. Di indonesia daftar binatang langka makin banyak dan panjang.
  2. Anggota/Aspek yang Dilaporkan
    Berikut ini adalah daftar binatang dari kelas mamalia yang paling langka di indonesia berdasarkan jumlah spesies populasinya meskipun oleh IUCN Redlist binatang-binatang itu dimasukan kedalam status binatang yang kritis.
    • Badak jawa (Rhinocerus sondaicus). Biantang endemik Pulau Jawa
      dan hanya terdapat di Taman Nasional Ujung Kulon ini merupakan binatang paling langka di dunia dengan jumlah populasi hanya 20-27 ekor.
    • Badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis). Populasi badak sumatera hanya 220-275 ekor (2007), bahkan menurut Internasional Rhino Foundation (Virginia), diperkirakan pupolasi badak sumatera tidak mencapat 200 ekor (2010).
    • Macan tutul jawa atau macan kumbang (Panthera pardus melas). Subspesies ini berjumlah kurang dari 200 ekor.
    • Rusa bawean (Axis kuhlii). Binatang langka endemik Pulau Bawean memiliki populasi antara 250-300 ekor (2006).
    • Harimau sumatera (Panthera tigris sumatera). Subspesies harimau ini tinggal 400-500 ekor.
    • Beruk mentawai (Macaca pagensis). Satwa endemik dan langka dari Kepulauan Mentawai ini mempunyai populasi antara 2.100-3700 ekor.
    • Orang utan sumatera (Pongo abelii). Binatang langka ini berpopulasi sekitar 7.300 ekor (2004)
    • Simpai mentawai (Simias concolor). Endemik Kepulauan Mentawai ini berpopulasi 6.00-15.500 ekor (2006).
    • Kanguru pohon manten emas endemik Papua. Populasinya tidak tercatat
    • Kanguru pohon mbaiso atau dingiso (Dendrolagus mbaiso). Endemik Papua Indonesia.
    • Kera hitam sulawesi (Macaca nigra). Kera langka dari Sulawesi ini meliliki populasi sekitar 100.000 ekor.